Istilah etika sebagaimana dijelaskan berkaitan dengan moral, sedangkan etiket berkaitan dengan nilai sopan sopan santun, tata krama dalam pergaulan formal. Persamaannya adalah mengenai perilaku manusia secara normatif yang etis. Artinya memberikan pedoman atau norma-norma tertentu yaitu bagaimana seharusnya seseorang itu melakukan perbuatan dan tidak melakukan sesuatu perbuatan.
Defenisi etiket, menurut para pakar ada beberapa pengertian, yaitu merupakan kumpulan tata cara dan sikap baik dalam pergaulan antar manusia yang beradab.
Etiket didukung oleh berbagai macam nilai, antara lain;
1. nilai-nilai kepentingan umum
2. nilai-nilai kehjujuran, keterbukaan dan kebaikan
3. nilai-nilai kesejahteraan
4. nilai-nilai kesopanan, harga-menghargai
5. nilai diskresi (discretion: pertimbangan)
Etiket juga sering disebut tata krama, yakni kebiasaan sopan santun yang disepakati dalam lingkungan pergaulan antarmanusia setempat. Tata berarti adat, aturan, norma, peraturan.
CONTOH ETIKA
|
CONTOH ETIKET
|
Membuang sampah pada tempatnya
|
Menggunakan seragam sekolah dengan rapi.
|
Jangan membuang ludah/ air liur sembarangan
|
Makan menggunakan sendok dan garpu
|
Selalu tersenyum dan menyapa dengan ramah
|
Jika hendak berpergian, beri salam terlebih dahulu kepada orang tua
|
Tidak mencorat-coret tembok atau fasilitas umum
|
Berbicara sopan dengan orang yang lebih tua
|
Tiga norma umum pembeda ETIKA & ETIKET (Sims, 2003)
- Norma SOPAN-SANTUN sebagai norma pengaturan perilaku dan sikap lahiriah manusia dalam melakukan relasi sosial dengan sesama mencakup berbagai perilaku keseharian (cara bicara, bertamu, makan, berpakaian, dll)
- Norma MORAL yang terkait dengan komponen penilaian tentang baik dan tidak baik, benar dan salah, tepat dan tidak tepat terhadap segala tindakan dan tingkahlaku manusia di dalam suatu masyarakat.
- Norma HUKUM sebagai seperangkat aturan yang dibuat pemerintah dalam rangka menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Hukum menentukan ekspektasi etika yang diharapkan dalam komunitas dan mencoba mengatur serta mendorong pada perbaikan masalah yang dipandang buruk atau tidak baik dalam komunitas. Hukum sebagai suatu norma dimana aturan-aturan diberlakukan secara tegas menyangkut keselamatan dan kesejahteraan banyak orang dalam kehidupan bermasyarakat.
ETIKA
|
ETIKET
|
Niat
Sekeretaris yang memberikan data dengan sebenar-benarnya,tapi dilaksanakan dengan muka cemberut,maka sekretaris tersebut tidak melanggar etika tetapi etiket
|
Cara
Sekretaris dalam melayani tamunya harus sopan dan ramah,menunjukan muka yang manis jika hal itu tidak dipatuhi,maka sekretaris dianggap telah melanggar etikt
|
Nurani
Sekretaris yang melakukan perbuatan tidak jujur,walaupun rapi tetapi etika diabaikan
|
Formalitas
Sekretaris harus berpakaian rapid an sopan,ia dianggap melanggar etiket, apabila melayani tamu dengan hanya memakai singlet dengan sendal
|
Mutlak
Ketentuan yang mengatakan jangan memanipulasi dan mempermainkan data,sifatnya mutlak dimana saja,kapan saja,dan bagi siapa saja
|
Relatif
Bila anda diundang oleh atasan untuk makan bersama,maka anda harus menggunakan sendok,tetapi apabila dilakukan dalam keadaan santai,hal itu tidak berlaku
|
Btainiah
Menyangkut sisi batin dan hati nurani : seperti sifat jujur
|
Lahiriah
Terlihat dari wujud nyata atau penampilan contoh: cara berbicara
|
Banyak contoh kasus pelanggaran etika seperti membuang sampah sembarangan dan pelanggaran etiket yaitu berlaku tidak sopan ketika berbicara dengan yang lebih tua. Padahal sejak kecil kita diajarkan cara berprilaku yang baik tetapi masih banyak orang yang tidak sadar akan pentingnya etika dan etiket bagi hidup kita pribadi.
Semakin etika dan etiket kita baik maka semakin banyak juga orang yang akan menghargai kita.










