Selasa, 06 November 2018

Museum MACAN, Beribu-ribu Pasang Kamera Memandang

Museum MACAN yang resmi dibuka pada tanggal 3 November 2017 ini menyita perhatian masyarakat dengan koleksi pamerannya yang modern dan menarik. Museum MACAN sendiri berkolaborasi dengan beberapa seniman ternama dalam pameran karya seninya, salah satunya adalah pameran karya Yayoi Kusama yang hadir di Museum MACAN Jakarta, mulai 12 Mei hingga 9 September 2018 . Pameran dengan tema Life Is The Heart Of A Rainbow karya seniman asal Jepang ini banyak menarik perhatian masyarakat karena keunikannya. Lebih dari 130 karya seni dipamerkan di Museum MACAN. Sebelum menyambangi Jakarta, karya-karya Yayoi Kusama mampir dahulu ke National Gallery of Singapore dan Queensland Art Gallery | Gallery of Modern Art (QAGOMA). Bagi yang belum tahu, Yayoi Kusama adalah seniman kontemporer asal Jepang yang berkecimpung di bidang pematungan dan instalasi. Ia juga aktif di bidang seni lukis, seni pertunjukan, film, mode, syair, fiksi, dan lain-lain. Karya-karyanya beraliran seni konseptual dengan membawa unsur feminisme, minimalisme, surealisme, Art Brut, seni populer, dan ekspresionisme abstrak dan dipadukan dengan konten otobiografi, psikologis, dan seksual. Ia diakui sebagai salah satu seniman Jepang paling berpengaruh di dunia. Karena ini adalah pameran Yayoi Kusama yang pertama di Indonesia dan melihat bahwa toleransi sebagian masyarakat akan karya seni masih rendah sehingga museum MACAN membuat beberapa aturan bagi pengunjung.















Beberapa peraturan yang harus ditaati oleh pengunjung seperti salah satunya adalah tidak membawa makanan dan minuman ke dalam area pameran dan tidak membawa tas atau bawaan lainnya sehingga tas harus dititipkan ke pusat penitipan barang. Banyak pengunjung yang berkunjung ke Museum MACAN demi berswafoto dengan karya Yayoi Kusama ini. Kamera yang diperbolehkan untuk berfoto di area pameran hanyalah kamera telepon genggam. Ada ruangan yang tidak memperbolehkan pengujung untuk mengambil gambar tetapi kebanyakan dari ruangan pameran memperbolehkan pengunjung berfoto tanpa menggunakan cahaya flash. Menjelang hari terakhir pameran karya Yayoi Kusama, museum dipadati oleh pengunjung yang yang tak mau kalah satu sama lain demi mengabadikan karya seni tersebut dengan berfoto. Dengan banyaknya pengunjung yang mengambil gambar, pengunjung lain yang ingin mengamati dan menikmati karya seni itu sendiri menjadi terganggu sehingga pameran tersebut alihfungsi menjadi tempat untuk berfoto bukan untuk memamerkan dan menikmati karya seni. Tetapi bagi pengunjung penikmat seni yang merasa belum puas bisa berlama-lama di dalam museum karena apabila sudah dicap masuk, pengunjung masih bisa masuk atau keluar museum hingga jam buka museum berakhir.


Museum MACAN sendiri teletak di AKR Tower Level M Jalan Panjang No. 5 Kebon Jeruk Jakarta Barat dan buka setiap Selasa hingga Minggu dari pukul 10.00 pagi hingga 19.00 malam dan tutup setiap Senin. Untuk bisa sampai ke Museum MACAN sendiri sangatlah mudah karena ada kendaraan umum yang bisa digunakan seperti bus, kereta, mobil pribadi ataupun angkutan umum lainnya. Untuk bus anda bisa naik bus transjakarta 8 Kebun Jeruk lalu dilanjut dengan angkot KWK 03. Dengan kereta anda bisa turun di stasiun terdekat yaitu Stasiun Pesing atau Stasiun Grogol. Apabila membawa kendaraan pribadi bias melalui Jalan Panjang dan Jalan Perjuangan, museum terletak disebrang gerbang tol Kebon Jeruk 1.  Harga tiket masuk museum pun berbeda-beda, untuk dewasa dikenakan IDR 100.000, pelajar dan senior diatas 65 tahun dikenakan IDR 90.000, dan anak-anak dibawah 12 tahun dikenakan IDR 80.000.


Rabu, 28 September 2016

Bogor in General

Bogor is a city in West Java, Indonesia. In the Dutch colonial era, Bogor known as Buitenzorg which means "no worries" or "safe and sound".
It is located 59 km in south of Jakarta, and its area is in the middle of Bogor District.
In the north border is sub-district Kemang, sub-district Bojong Gede, and sub-district Sukaraja.
In the east border is sub-district Sukaraja, and sub-district Ciawi.
In the west border is sub-district Darmaga and sub-district Ciomas.
And in the south border is sub-district Cijeruk and sub-district Caringin.

The width of Bogor city is 118,50 km² and the population is 1.030.720 million inhabitants. Bogor is located 300 meters above sea level. The average temperature each month is 26°C with the lowest temperature is 21.8°C and the highest temperature is 30.4°C. 70% humidity, average rainfall each year about 3500-4000 mm with the heaviest rainfall in December and January that’s why Bogor is known as rain city, because it has a very high rainfall. Bogor is located at the foot of Mount Salak.

The height of Mount Salak is 2211 m above sea level. According to a popular belief, the name "Salak" derived from salak, a tropical fruit with scaly skin; however, according to Sundanese tradition, the name was derived from the Sanskrit word Salaka which means "silver". Mount Salak can be translated to "Silver Mountain".

Bogor has been known to be the center of education and national agricultural research. This is where a variety of institutes and research centers of agricultural and biological stood since the 19th century. One of them is, Institute of Agricultural Bogor, established since the early 20th century.

History of Bogor is began from Salakanagara Kingdom. Salakanagara believed to be the Sundanese ancestor, it is because the area of civilization Salakanagara exactly the same as the Sundanese’s region of civilization for centuries.

Founder of Salakanagara is Dewawarman, while founder of Tarumanegara is Maharesi Jayasingawarman. Rajatapura is the capital city of Salakanegara which is up to years 362 became the central of administrative of Kings Dewawarman (from Dewawarman I - VIII).

Jayasingawarman founder Tarumanegara was the son in law of King Dewawarman VIII. After Jayasingawarman established Tarumanagara, the center of administrative switched from Rajatapura to Tarumanagara. Salakanagara then turned into the Kingdom Region. Tarumanegara kingdom is a continuation of salakanagara.

Before standing as an independent kingdom, Sunda is subordinate Tarumanagara. Tarumanagara last king is Linggawarman. Linggawarman married and had two daughter. Both of his daughter married and he has son in law, the first son in law is Tarusbawa. Tarusbawa who came from Kingdom of Sunda Sambawa then replace Linggawarman and became the 13th ruler of Tarumanegara.

In years 670 he change name of Tarumanegara to Sunda Kingdom. This causes the ruler of Galuh, Wretikandayun rebelled and breaking away from Tarumanagara, as well as establishing an independent Galuh Kingdom.

In 1482, King Dewa Niskala hand over the Galuh Kingdom throne to his son Jayadewata. Similarly, the King Susuktungal handed the Kingdom of Sunda throne to his son in law Jayadewata. With this events, both of kingdom became one and called as Sunda Galuh Kingdom.

Pakuan Pajajaran or Pakuan became the capital city and central of administrative of Sunda Galuh Kingdom. In the past, in Southeast Asia there is a habit of naming the kingdom by the name of its capital so that the Kingdom of Sunda Galuh often referred to the Pajajaran Kingdom. Pajajaran era began by rule of Jayadewata who has titled Sri Baduga Maharaja who ruled for 39 years. Jayadewata or Sri Baduga Maharaja also known as Prabu Siliwangi. Prabu Siliwangi famous for its authority and wisdom. In his era Pajajaran Kingdom achive its glory.

In the Indonesian myth, to avoid bloodshed with their grandchildren who had embraced Islam, Prabu Siliwangi and his followers who still loyal to him isolate theirselves until the end of life in the jungle before finally disappearing. Some of Sundanese people believe that Prabu Siliwangi has metamorphosed into tigers after isolate theirselves until the end of life in the forest. That’s why the regional military command symbol in West Java is tiger and name Siliwangi.

In traditional belief of Sunda Wiwitan, Prabu Siliwangi figure revered as a picture of the ideal leader of Sundanese people. He is respected and recognized as the ancestor of Sundanese nobleman. In the temple complex of Parahyangan Agung Jagatkarta, on the northern slopes of Mount Salak, there is a temple built to honor sundanese figures, Prabu Siliwangi. This temple is located in the district of Taman Sari, Bogor, West Java. Prabu Siliwangi is worshiped and has its own altar in the Temple of Kwan Se Im Nam Hai Pu Sa, Simpenan, Sukabumi.

Pakuan or Pajajaran which was the capital city of Sunda Kingdom is believed to be located in Bogor City and became the central of administrative of Prabu Siliwangi who was crowned on June 3, 1482. Today his coronation was officially became the anniversary of Bogor in 1973 and is celebrated every year until now.

In 1745, Governor-General Gustaaf Willem van Imhoff built Bogor Palace. Bogor planned as a farm area and resting place in summer for the Governor General that’s why it called Buitenzorg Summer Palace.  Gunernur General Imhoff create sketches Buitenzorg by himself. But until his position as Governor General ended, the building has not been completed. Completion of the new building Bogor Palace was completed during the authority of Governor-General Charles Ferdinand Pahud de Montager (1856-1861) with a lot of changes from the initial design.

Buildings in Buitenzorg was severely damaged when the earthquake occurred on October 10, 1834 because the eruption of Mount Salak. With authority of Governor-General Albertus van Twist Duijmayer Yacob (1851-1856) the palace rebuilt and in addition, also built two bridges connecting the Main Building and the building right wing and left wing.

With these developments, the Bogor area began to develop. The idea of Botanical Garden came up from Prof. Caspar Georg Karl Reinwardt, who in 1816 was appointed as Director of Agriculture, Arts, and Education for Java.

On 15 April 1817 Reinwardt give an idea to establish a botanical garden to the Governor General G.A.G.P. Baron van der Capellen.
On May 18, 1817, Governor General G.A.G.P. van der Capellen formally established a botanical gardens in Bogor, which was then called by the name of 's Lands Plantentuin te Buitenzorg. In the implementation of the construction of the Botanical Gardens led Reinwardt by himself, assisted by W. Kent James Hooper a curator of the famous Kew Gardens in Richmond, England.

Reinwardt who became the first director of Bogor Botanical Gardens (1817-1822) and then started to collect plants and seeds from other parts of the archipelago. Soon Bogor became the center of the development of agriculture and horticulture in Indonesia. At that time, estimated to be about 900 live plants grown in the garden. Reinwardt also a pioneer in the field of making herbarium. He became known as a founder of the Herbarium Bogoriense.

After independence, the Bogor Palace began to be used by the Indonesian government since January 1950. The function itself turned into presidential office and became the official residence of the President of the Republic of Indonesia. President Soekarno was president who most often settled at the Bogor Palace. After handing the presidency to President Soeharto, Soekarno and his family leave Bogor Palace in March 1967 and then moved to Hing Puri Bima Sakti or Batutulis Palace in Bogor.



Kujang Monument is a symbol of Bogor city. This monument was built in 1982 and the height is about 26m. The monument ornament itself is made of stainless steel sized 7m and the weight approximately 800 kilograms. Kujang is traditional Sundanese weapon. Kujang formerly used as farm tools by Sundanese people. Its existence as an agricultural tool has been recorded in history in the 8-9 century. About 9-12 century the use of kujang turned into a valuable, sacred and symbolic weapon. Kujang words comes from the ancient Sunda language "Kudi" and "Hyang". Kudi means weapons that have supernatural powers and Hyang meaning God. 

Jumat, 09 September 2016

Rasaku Tak Lagi Sama

Rasaku tak lagi sama kini
Bukan ku tak lagi mencintaimu
Hanya saja perasaan ini tak selamanya sama
Bukan ku tak lagi inginkanmu
Tetapi aku belajar dari masa lalu bahwa kau tak hanya milikku seorang

Aku bisa iri
Aku bisa cemburu
Aku bisa marah
Tapi aku tak bisa kehilanganmu
Karena dari itulah rasaku tak sama lagi
Karena aku harus meredam semua amarah agar tak lagi kehilanganmu

By : Natalia Erlyn

Rabu, 23 Maret 2016

Informasi Bandara Soekarno Hatta - Tol Pluit (Information about Soekarno Hatta International Airport - Tol Pluit)

Ada tiga patung yang menggambarkan tiga zona waktu di Indonesia, Waktu Indonesia Bagian Barat (GMT+7), Waktu Indonesia Bagian Tengah (GMT+8), dan Waktu Indonesia Bagian Timur. Patung WIB adalah patung Dewa Aduzatwa dari Nias, patung WITA adalah patung Dewa Wisnu (Jatayu), dan patung WIT adalah patung Dewa Embis.

Nama Bandara Internasional Soekarno-Hatta diambil dari nama presiden Indonesia pertama yaitu Bapak Soekarno dan Bapak Moh. Hatta. Bandara ini terletak di Benda, Tangerang. Karena kedekatannya dengan daerah Jakarta, Cengkareng maka sering disebut Bandara Cengkareng.
Pada mulanya bandara berada di Kemayoran, karena letaknya di daerah perkotaan (memadati lalul intas kota) dan sangat sempit maka bandara dipindahkan ke Tangerang. Ada dua bandara sebelumnya, di Kemayoran dan di Halim Perdanakusuma tetapi saat ini bandara yang berada di Kemayoran sudah tidak berfungsi tetapi bandara di Halim Perdanakusuma masih digunakan untuk kepentingan pemerintahan atau militer.

Kata Indonesia berasal dari Bahasa Latin, Indo dan Nesoi. Indo dari Indus berarti Hindia. Nesoi adalah bentuk jamak dari Nesos berarti pulau-pulau, jadi Indonesia berarti pulau-pulau Hindia. Indonesia disebut archipelago karena Indonesia merupakan kepulauan. Luas Indonesia adalah 1.919.000 km². Indonesia mempunyai lima pulau utama yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, and Papua. Indonesia adalah negara kepulauan di Asia Tenggara yang memiliki 13.000 pulau besar dan kecil. Saat ini Indonesia memiliki 34 provinsi.
Indonesia disebut negara maritim karena 70% dari Indonesia adalah laut. Jadi banyak pantai-pantai yang layak untuk dikunjungi. Populasi Indonesia adalah 255,4 juta jiwa. Indonesia negara terpadat keempat setelah Cina, India dan Amerika Serikat.Bahasa resmi Indonesia adalah Bahasa Indonesia. 

Jakarta adalah ibu kota Indonesia. Populasi Jakarta adalah sekitar 9 juta jiwa. Elang Bondol dan Salak Condet adalah maskot kota Jakarta. Penetapan Elang Bondol menjadi maskot Jakarta berawal dari keputusan Gubernur No. 1796 tahun 1989. Dan asal mula Salak Condet menjadi maskot Jakarta adalah karena Salak Condet atau Salacca zalacca adalah buah asli Jakarta yang tumbuh di Condet.

Banyak tumbuhan bakau di daerah tol Prof. Sedyatmo, itu dikarenakan tol tersebut dibangun di area rawa. Konstruksi tol dibuat oleh Prof. Sedyatmo yang diberi nama konstruksi Cakar Ayam. Seperti cakar ayam yang berdiri tegak di daerah rawa. Di dekat tol ada tambak ikan, disana terdapat ikan bandeng, kakap, nila dan kerapu.
Sekitar 2 km ke utara adalah Teluk Jakarta.


In English :
There are three statue which representing three time zones in Indonesia, western time of Indonesia (GMT+7), center time of Indonesia (GMT+8), and eastern time of Indonesia (GMT+9). Statue of the west zone is god Aduzatwa from Nias, statue of the center zone is god Wisnu, and statue of the east zone is god Embis.

Soekarno-Hatta International Airport’s name taken from our first president and vice president’s name, Mr. Soekarno and Mr. Moh. Hatta. The airport is located in Benda, Tangerang, Because of its proximity to Jakarta district of Cengkareng then called Cengkareng Airport by locals.
On the first time the airport was located in Kemayoran but because it located in urban areas and so narrow so the airport was moved to Tangerang. There are two airport before, in Kemayoran and Halim but now airport in Kemayoran was closed. Halim Perdanakusuma airport still used for government or military purposes.

Indonesia word is from Latin language, Indo and Nesoi. Indo from Indus mean Hindia, Nesoi is plural of Nesos mean islands, so Indonesia mean Hindia islands. Indonesia is called archipelago because it has many islands. Indonesia is 1.919.000 km² of land. Indonesia has five main islands, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, and Papua. Indonesia is an archipelagic country in Southeast Asia which has 13.000 large and small islands. Indonesia currently has 34 provinces.
Indonesia is called maritime because 70% of Indonesia is sea. So there are many beautiful beach which worth to visit. Indonesian population is 255,4 million. Indonesia is the fourth most populous country after China, India, and United States. The official language in Indonesia is Indonesian (locally known as Bahasa Indonesia).

Jakarta is capital city of Indonesia. Population in Jakarta is around 9 million. Elang Bondol and Salak Condet serve as mascot of Jakarta. Determination of the Elang Bondol became the mascot of Jakarta, starting from the Governor's Decree No. 1796 in 1989. And the origin of Salak Condet became the mascot of Jakarta because Salak Condet or Salacca zalacca is the original fruit of Jakarta that grows in Condet.

There are so many mangrove beside the tol Prof Sedyatmo because that is swampland area. The road construction was build by Prof. Sedyatmo. The construction named Cakar Ayam because the road build in swampland. Just like Cakar Ayam or chicken feet stand up straight on swampland area. Near tol Prof. Sedyatmo, there is a fishpond. There are Milkfish, snapper, tilapia, grouper in fishpond.
Around 2 km to the north is Teluk Jakarta.


Rabu, 23 Desember 2015

Konflik dan Stress

Kata ”konflik” berasal dari bahasa latin configere yang artinya saling memukul. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konflik didefinisikan sebagai percekcokan, perselisihan, atau pertentangan dengan demikian secara sederhana konflik merujuk pada adanya dua hal atau lebih yang bersebrangan tidak selaras dan bertentengan.
Secara sosiologis konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (atau juga kelompok) yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. 
Konflik termasuk bentuk interaksi sosial yang bersifat disosiatif. 
  • Soerjono Soekanto menyebut konflik sebagai suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan atau kekerasan. 


  • Lewis A. Coser berpendapat bahwa konflik adalah sebuah perjuangan mengenai nilai atau tuntutan atau status kekuasan dan sumber saya yang bersifat langka dengan maksud menetralkan mencerai atau melenyapkan lawan. 


  • John Lewis Gillin dan John Philip Gillin melihat konflik dari proses interaksi sosial manusia yang saling berlawanan (oppositional process) artinya konflik adalah bagian dari sebuah proses interaksi sosial yang terjadi karena adanya perbedaan-perbadaan fisik, emosi, kebudayaan, dan perilaku. 


Konflik lahir dari kedataan akan adanya perbedaan-perbedaan, menurut Rarf Dahendrof, masyarakat terdiri atas organisasi-organisasi yang didasarkan pada kekuasaan atau wewenang. 
Kekuasaan adalah dominasi satu pihak atau pihak lain berdasarkan paksaan sedangkan wewenang adalah dominasi yang diterima dan diakui oleh pihak yang di didominasi. Dahendrof menamakan kondisi itu sebgai “imperative coordinated associations” (asosiasi yang di kordinasi secara paksa). Perbedaan-perbedaan itu memuncak menjadi konflik ketika sistem sosial masyarakatnya tidak dapat mengakomodasi perbedaan-perbedaan tersebut. Hal itu mendorong masing-masing individu atau kelompok untuk saling menghancurkan. 
Dalam hal ini, Soerjono Soekanto mengatakan bahwa “perasaan” memegang peranan penting dalam mempertajam perbedaan-perbedaan tersebut.
Coser menyatakan bahwa dengan hubungan yang intim umumnya orang berusaha menekan rasa permusuhan demi menghindari konflik. Namun hal itu akan menyebabkan akumulasi permusuhan yang sewaktu-waktu akan meledak.

Soerjono soekanto mengemukakan empat faktor yang dapat menyebabkan terjadinya konflik dalam masyarakat, yakni perbedaan antar individu, perbedaan kebudayaan, perbedaan kepentingan, dan perbedaan sosial.


Stres adalah suatu kondisi yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting. Stres adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat.

Stres tidak selalu buruk, walaupun biasanya dibahas dalam konteks negatif, karena stres memiliki nilai positif ketika menjadi peluang saat menawarkan potensi hasil. Sebagai contoh, banyak profesional memandang tekanan berupa beban kerja yang berat dan tenggat waktu yang mepet sebagai tantangan positif yang menaikkan mutu pekerjaan mereka dan kepuasan yang mereka dapatkan dari pekerjaan mereka.

Stres bisa positif dan bisa negatif. Para peneliti berpendapat bahwa stres tantangan, atau stres yang menyertai tantangan di lingkungan kerja, beroperasi sangat berbeda dari stres hambatan, atau stres yang menghalangi dalam mencapai tujuan. Meskipun riset mengenai stres tantangan dan stres hambatan baru tahap permulaan, bukti awal menunjukan bahwa stres tantangan memiliki banyak implikasi yang lebih sedikit negatifnya dibanding stres hambatan.

Sumber-sumber potensi stress pada umumnya berasal dari faktor lingkungan, organisasi, dan diri sendiri (pribadi).


Sebagai contoh kasus, saya akan membahas tentang film berikut ini :
The Admiral: Roaring Currents

The Admiral: Roaring Currents (Hangul: 명량; RR: Myeongryang) adalah film Korea Selatan tahun 2014 yang disutradarai dan juga ikut ditulis oleh Kim Han-min dan dibintangi oleh Choi Min-sik. Film ini menjadi film terbesar sepanjang masa pada penjualan tiket film di Korea Selatan, dengan lebih dari 17 juta tiket terjual dan film lokal pertama yang memiliki pendapatan kotor lebih dari US$100 juta.
Film ini mengisahkan tentang perang antara Jepang dan Korea dimana Korea diserang oleh Jepang yang hendak menguasai Korea tetapi Korea bertahan dengan menerima terjadinya sebuah peperangan. 
Perang tersebut terjadi di perairan sehingga Korea menyiapkan kapal besar yang disebut "kapal kura-kura" untuk menyerang Jepang, namun sayang pada suatu malam, salah satu kapal kura-kura terbesar yang Korea punya terbakar habis oleh api. Pada film ini terlihat ada beberapa jenis konflik yang terjadi. Diantaranya adalah konflik lingkungan dan konflik pribadi. Konflik lingkungan disini yaitu konflik antara Jepang dan Korea sedangkan konflik pribadi yang terjadi yaitu perasaan takut dan tertekan yang dialami oleh komandan Korea Yi Sun-shin (Choi Min-sik) dan rakyatnya akibat teror dari Jepang. Bahkan karena tidak dapat menyelesaikan konflik pribadi tersebut salah satu warga stress dan putus asa, ada pula prajurit yang saat berperang di kapal karena dia stress dan putus asa dia melakukan tindakan bodoh dengan mengebom kapalnya sendiri.
Berbeda dengan sang komandan Yi Sun-shin, meski ia mengalami konflik pribadi dan juga mengalami stress tetapi dia bisa memanajemen stress tersebut sehingga menjadi kekuatan bagi dirinya untuk mengambil tindakan dalam berperang.


Berikut ada beberapa teknik mengurangi stress :
  1. Pelatihan autogenik
  2. Aktivitas sosial
  3. Terapi kognitif
  4. Resolusi konflik
  5. Melakukan hobi
  6. Meditasi
  7. Bernapas dalam-dalam
  8. Yoga Nidra
  9. Nootropics
  10. Membaca novel
  11. Doa
  12. Teknik relaksasi
  13. Ekspresi artistik
  14. Humor
  15. Latihan fisik
  16. Spa
  17. Pelatihan Somatics
  18. Menghabiskan waktu di alam
  19. Obat alami
  20. Klinis divalidasi pengobatan alternatif
  21. Manajemen waktu
  22. Perencanaan dan pengambilan keputusan
  23. Mendengarkan jenis musik tertentu santai
  24. Menghabiskan waktu yang berkualitas dengan hewan peliharaan
Pada umumnya konflik dan stress dapat diatasi tetapi itu tergantung pada kepribadian diri masing-masing orang. Semakin baik kita memanajemen konflik dan stress, semakin baik juga kepribadian kita.



Selasa, 01 Desember 2015

Service (Pelayanan)

Apa itu service? Hal apa saja yang terikat dalam service?
Menurut KBBI pelayanan adala perihal atau cara melayani; usaha melayani kebutuhan orang lain dengan memperoleh imbalan (uang); jasa; kemudahan yang diberikan sehubungan dengan jual beli barang atau jasa.
Dalam sebuah pelayanan yang utama adalah adanya seorang pelanggan dan kita sebagai seorang yang melayani dan barulah disitu terjadi sebuah pelayanan atau service.
  • Pelanggan adalah pihak yang paling penting dalam perusahaan.
  • Pelanggan tidak bergantung pada kita. Kita yang bergantung padanya.
  • Pelanggan tidak melakukan interupsi terhadap pekerjaan kita melainkan pelangganlah tujuan dari pekerjaan kita.
  • Pelanggan tidak terpisah dalam organisasi kita tetapi pelanggan merupakan bagian dari organisasi kita.
  • Kita tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk melayaninya melainkan pelanggan yang membawa kita kepada pemenuhan kebutuhannya.
(Mahatma Gandhi)


Pelanggan digolongkan menjadi dua yaitu pelanggan internal dan pelanggan eksternal.
Pelanggan internal adalah pelanggan diluar lingkup 'kita' sedangkan pelanggan eksternal adalah diri kita sendiri sebagai pelanggan, tim kerja.

Pelanggan bukanlah raja dan bukan segala-galanya. Pelanggan adalah partner kita (equal) dalam mencapai tujuan kita yaitu memenuhi kebutuhan pelanggan.
Pelanggan mempunyai persepsi apakah kepuasan akan kebutuhannya terpenuhi atau tidak. Tiap pelanggan tentunya memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda-beda sehingga kita sebagai fasilitator dalam memenuhi kepuasan pelanggan harus memperhatikan karakter pelanggan, usia, atau hal-hal khas lain yang dimiliki pelanggan.


Kepuasan pelanggan dibagi menjadi 4 yaitu :
  1. Basic : dimana di tingkat ini pelayanan masih bisa diterima tetapi masih sangat minimum.
  2. Expected : pada tingkat ini pelayanan yang diterima bersifat rata-rata.
  3. Desired : pada tingkat ini kepuasan pelanggan terpenuhi karena sesuai dengan harapan pelanggan.
  4. Unanticipated : di tingkat ini, kepuasan terpenuhi dengan tambahan surpsire service yang menyenangkan.

Service mindset - change mindset
dalam melayani yang dilihat bukanlah keuntungan dari pelanggan tetapi tercapainya kepuasan dalam pemenuhan kebutuhan sang pelanggan sehingga memberi kepuasan tersendiri terhadap kita. 

Terdapat 6 karakter up service mindset ;
  1. Abundant Generosity - kepuasan membantu orang lain/ dermawan.
  2. Genuine Compassion - membantu adalah tujuannya sehingga ketulusan ada didalamnya.
  3. The 'can-do' spirit - semangat untuk membantu pelanggan.
  4. Eagerness to learn and grow - membantu orang lain dengan cara yang tepat. Terus belajar, update, dan dinamis.
  5. Take personal responsibility - berani mengambil tanggung jawab secara pribadi.
  6. See the world from your costumer's point of view - melihat sesuatu dari sisi pelanggan (melayani sebagaimana anda ingin dilayani).

Totalitas menjadi kesatuan pelayanan (body, heart, mind, soul). Pelayanan menjadi kunci keberhasilan. Lebih baik memiliki satu pelanggan tetapi bertahan lama, daripada kehilanggan satu pelanggan. Kehilangan satu pelanggan berarti harus mencari pelanggan lagi dan harganya adalah 6 kali lipat. Melayanilah dengan sepenuh hati, jangan memikirkan keuntungannya. Seiring dengan kepuasan pelanggan maka keuntungan/ profit akan datang dengan sendirinya.

Minggu, 22 November 2015

Komunikasi

Apa itu komunikasi?
Komunikasi adalah proses penyampaian pesan melalui media tertentu, proses dengan informasi yang dipertukarkan antara individu melalui sistem umum dari simbol, tanda-tanda atau perilaku.
Dalam berkomunikasi ada pengirim dan penerima. Pengirim mengirim informasi melalui atau tanpa perantara (media). Penerima menerima informasi dan memberikan timbal balik atau respon terhadap informasi yang diberikan. Dalam komunikasi sering kali munculnya berbagai hambatan entah dari dalam atau dari luar.

Hambatan dalam berkomunikasi dibagi menjadi beberapa bentuk, yaitu :

  1. Semantik : berupa perbedaan bahasa/ makna. Contohnya orang sunda akan memiliki bahasa yang beda dengan orang jawa. bagi orang sunda gedang itu berarti pepaya, sedangkan bagi orang jawa gedang itu berarti pisang.
  2. Fisik : berupa lingkungan seperti suasana ramai atau gaduh dan ricuh.
  3. Fisiologi : berupa kelainan dalam pendengaran atau pengucapan contohnya seperti orang-orang dengan keterbatasan pendengaran (tua rungu) atau pengucapan (sumbing).

Komunikasi juga memiliki tujuan, yaitu :
  • Untuk mendapatkan informasi.
  • Untuk mengubah perilaku. Maksudnya adalah diharapkan dari informasi yang didapat, ada perubahan perilaku yang terjadi. Contoh : Seorang guru sedang menerangkan, tetapi murid-muridnya berbicara sendiri dengan teman-temannya. Sang guru menyuruh murid-muridnya untuk tenang, lalu murid-murid tersebut diam dan memperhatikan. Dapat terlihat terjadi perubahan perilaku para murid dari gaduh menjadi diam.
  • Untuk mendapat tindakan/ lebih menampakan suatu tindakan. Contoh : Seorang atasan memberikan informasi kepada sekretarisnya bahwa minggu depan akan diadakan rapat. Sang sekretaris akan langsung mencatat jadwal tersebut dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan selama rapat. Dari contoh tersebut terlihat bahwa adanya tindakan seteleh informasi didapat.
  • Untuk membujuk. Umumnya kita semua pasti sudah pernah mengalami bujukan. Bujukan bisa berupa iklan atau promosi untuk menggunakan suatu produk atau yang lainnya.
  • Untuk pemahaman. Pemahaman disini bisa berupa ilmu pengetahuan yang diberikan guru atau dosen kepada siswa atau mahasiswanya agar dapat lebih memahami suatu hal dengan pasti dan jelas.

Tentunya komunikasi memiliki tata cara seperti diantaranya intonasi suara harus dapat terdengar, pengucapan harus jelas, dilakukan pengulangan bila diperlukan dan sebagainya. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah perhatian terhadap tata bicara pada lawan bicara kita. Apabila lawan bicara kita adalah orang yang lebih tua maka kita harus berbicara dengan formal dan sopan santun. Apabila lawan bicara kita adalah teman atau rekan kerja yang sebaya maka kita bisa berbicara bahasa sehari-hari yang tidak baku. Tetapi semua hal tersebut tidak lepas dari keharusan akan keramahtamahan dan sopan santun.

Umumnya komunikasi yang paling berdampak pada kehidupan sehari-hari adalah komunikasi non-verbal berupa gesture atau ekspresi wajah. Seperti halnya seseorang sedang marah, sedih, senang dan sebagainya, tanpa diberitahu pun kita akan dengan sendirinya mengetahui hal tersebut karena telihat dari perilaku orang tersebut. Meskipun perkataan bisa berbohong tapi perilaku atau sikap kita tidak bisa bohong.


Dalam berkomunikasi ada tiga sifat dalam berkomunikasi, diantaranya adalah : 


Pasif
Tegas
Agresif
·        Menerima tanggung jawab.
·        Menyampaikan tetapi tidak merasa “benar”
·         Penyampaian maupun tindakan “benar” dan bertanggung jawab.
·         Menuntut tetapi tidak menyampaikan “benar”.
·         Tidak menerima tanggung jawab.

Ada pula orang yang berkomunikasi dengan sifat pasif agresif. Sifat tersebut adalah suatu kelainan karena bisa dibilang orang tersebut "diam-diam mengahanyutkan". Biasanya orang dengan sifat pasif agresif lah yang lebih banyak menimbulkan masalah yang tanggung jawabnya tidak mau dipegang oleh orang tersebut.

Komunikasi bisa dengan berbagai bentuk dan cara tetapi hal terpenting dari komunikasi adalah keterbukaan, menghargai satu sama lain, dan memahami. Karena tanpa hal tersebut tidak akan ada hubungan komunikasi yang bisa terjalin dengan baik.