Sabtu, 03 Oktober 2015

Pengembangan Diri (Self Development)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengembangan adalah proses, cara, perbuatan mengembangkan. Berkembang adalah hal alami bagi manusia dan terjadi sepanjang hidup manusia. Pengembangan diri merupakan bentuk perwujudan dari aktualisasi diri, yaitu proses untuk mewujudkan dirinya yang terbaik sejalan dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya. Setiap individu mempunyai kekuatan yang bersumber dari dirinya, namun banyak orang yang merasa tidak mempunyai kemampuan apa-apa, merasa dirinya tidak berguna dan tidak mampu mencapai aktualisasi diri.
Setiap orang harus mempunyai 3 keyakinan dasar dalam pengembangan dirinya, yaitu :

  • saya mau berubah,
  • saya harus berubah,
  • saya dapat berubah.

Oleh karena itu pengembangan diri memerlukan kesadaran dan motivasi untuk berubah.

berikut ini adalah gambar tingkatan dari pengembangan diri.
Pembelajar adalah tahap dimana seseorang sedang mengembangkan dirinya. Pada tahap pembelajar ini, dibutuhkan kesadaran dari diri sendiri untuk berubah dan menjadikan dirinya menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Pada tahap kompeten, seseorang telah mengetahui kemampuannya dan memberikan kinerja yang memadai dalam pekerjaan tertentu. Contoh orang-orang yang berada pada tahap kompeten adalah pekerja.
Kompetitif adalah tahap dimana seseorang mengetahui kemampuannya dan ingin bersaing dan menjadi teratas. Pada tahap ini, orang lebih memiliki keinginan untuk bersaing, berbeda dengan pada tahap kompeten, mereka lebih menerima keadaan yang ada.
Pada tahap Inovatif adalah tahap teratas karena seseorang yang berada di tahap ini adalah seseorang yang menjadi panutan atau kepala dalam memikirkan ide-ide untuk bergerak maju. Contoh orang-orang yang berada pada tahap ini adalah pemilik perusahaan atau pembuat barang.

Semua tahap ini adalah pilihan hidup bagi setiap orang. Apakah saya akan puas dengan hanya berada di tahap kompeten? atau saya harus menjadi orang yanag berada di tahap inovatif?

Untuk masuk ke tahap-tahap pengembangan diri, tentu ada cara bagaimana kita mengembangkan diri dengan baik dan benar. Berikut adalah 4 cara yang harus dilakukan untuk mengembangkan diri :

  1. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan
  2. Menetapkan tujuan
  3. Mmbentuk cara belajar
  4. Mengukur dan memastikan perubahan


Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan bisa dengan berbagai metode, baik yang bersifat data/ tabel maupun yang bersifat pertanyaan.
Contoh identifikasi menggunakan pertanyaan adalah sebagai berikut :

  1. Dengan cara bagaimana akan memanfaatkan kekuatan kelebihan ?
  2. Dengan cara bagaimana kekurangan dapat diatasi ?
  3. Peluang apa saja yang dapat digunakan untuk memanfaatkan kelebihan dan mengatasi kekurangan ?
  4. Hambatan apa yang akan dijumpai dalam memanfaatkan kelebihan dan mengatasi kekurangan?
Sesudah identifikasi dirasa cukup dan benar-benar dikenali, lanjut ke bagian penetapan tujuan.

Berkaitan dengan perumusan tujuan tertentu, perlu diperhatikan beberapa karakteristik yaitu:

  • Bermakna pribadi, sebaiknya mempunyai arti bagi diri seseorang. Tidak untuk menyenangkan orang lain.
  • Realistik, Sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan ada kemungkinan untuk mencapainya.
  • Jelas dan rinci, tujuan yang luas dan abstrak tidak akan mengarahkan orang pada tujuan yang akan dicapai.
  • Menantang, memerlukan usaha untuk mencapainya.
  • Beresiko sedang, kemungkinan tercapainya lebih besar daripada kemungkinan gagalnya.
  • Dapat diukur, ada kriteria ukuran keberhasilannya.
  • Mempunyai batasan waktu.
Jika sudah mengenal diri dan  sudah menetapkan tujuan, akankah tujuan tersebut tercapai kalau kita tidak mempunyai waktu untuk mencapainya, jika kita mengalahkan tujuan tersebut untuk mengerjakan aktivitas lain?

Prinsip dalam management waktu adalah :

“ Dahulukan yang utama dan anda harus berani memutuskan mana-mana saja yang utama.”

Sesudah kita dapat memanagement waktu, kita dapat sesekali mengecheck apakah ada perubahan dalam diri kita. Pengukuran dan kepastian perubahan bisa dirasakan oleh diri sendiri atau lingkungan sekitar.

“Tak ada seorang pun akan memerintahkan seseorang untuk berkembang. Mereka maju atau justru tertinggal adalah masalah ketekunan pribadinya” (Ralph J. Cordiner)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar